DETEKSI PENYAKIT KULIT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PRETRAINED DAN HYBRID KNOWLEDGE DISTILLATION

Authors

  • Theopilus Bayu Sasongko Universitas Amikom Yogyakarta
  • Arifiyanto Hadinegoro Universitas Amikom Yogyakarta
  • Eli Pujastuti Universitas Amikom Yogyakarta
  • I Made Artha Agastya Universitas Amikom Yogyakarta
  • Nazaruddin Ahmad Teknologi Informasi, Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.24076/infosjournal.2025v8i02.2585

Keywords:

Knowledge Distillation;, Penyakit Kulit, Pretrained, Hybrid KD

Abstract

Knowledge Distillation (KD) merupakan paradigma efektif untuk mentransfer pengetahuan dari model teacher berkapasitas tinggi ke model student yang ringan melalui kombinasi soft label dan hard label. Meskipun KD Hinton mampu menangkap kesamaan antar kelas, pendekatan ini masih terbatas dalam mentransfer representasi fitur mendalam yang krusial pada tugas pencitraan medis, seperti klasifikasi lesi kulit, di mana fitur halus sering hilang jika hanya mengandalkan keluaran akhir model. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, penelitian ini mengembangkan tiga varian KD, yaitu KD Hinton dengan supervisi hard label, KD dengan penyelarasan fitur, dan Hybrid KD yang mengombinasikan keduanya. Pendekatan ini memungkinkan student meniru distribusi semantik dan representasi fitur internal teacher sekaligus mempertahankan informasi diskriminatif dari ground truth. Eksperimen pada berbagai pasangan teacher–student menunjukkan adanya trade-off antara akurasi dan biaya komputasi. Hasilnya, metode Hybrid KD memberikan peningkatan kinerja tertinggi, mencapai akurasi Top-1 sebesar 82,07% pada MobileNetV2 tanpa menambah kompleksitas model, sehingga efektif untuk aplikasi pencitraan medis real-time berbasis sumber daya terbatas.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

DETEKSI PENYAKIT KULIT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PRETRAINED DAN HYBRID KNOWLEDGE DISTILLATION. (2025). Information System Journal, 8(02), 215-224. https://doi.org/10.24076/infosjournal.2025v8i02.2585