Analisis Wacana Kritis Terhadap Narasi dan Visualisasi Pesantren Program Xpose Uncensored Trans7

Authors

  • Raudatul Jannah Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Fathurrijal Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Yusron Saudi Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Endang Rahmawati Universitas Muhammadiyah Mataram

DOI:

https://doi.org/10.24076/pikma.2026v9i1.2598

Keywords:

analisis wacana kritis, KPI, P3SPS, pelanggaran, Xpose Uncensored

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelanggaran etika penyiaran dalam program Xpose Uncensored Trans7, serta faktor penyebab dan implikasinya terhadap persepsi publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough (teks, praktik diskursif, praktik sosial). Data diperoleh melalui dokumentasi tayangan, analisis regulasi P3SPS (Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran) dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), dan wawancara. Hasil menunjukkan pelanggaran terhadap P3 Pasal 6 dan 7, SPS Pasal 6 dan 16, serta UU No. 32 Tahun 2002 Pasal 36. Pelanggaran ditandai oleh representasi pesantren yang tidak berimbang melalui narasi dan visual yang sensasional dan stigmatis. Faktor penyebab meliputi lemahnya gatekeeping, kurang optimalnya penyuntingan, dan dominasi orientasi komersial. Studi ini menegaskan media tidak netral, melainkan membentuk realitas sosial secara ideologis. Rekomendasi mencakup penguatan pengawasan internal dan peningkatan literasi media masyarakat.

References

Abdullah, A., & Puspitasari, L. (2018). Media televisi di era internet. ProTVF, 2(1), 101–110. https://doi.org/10.24198/ptvf.v2i1.19880

Agung, A. A. M. S., Laksmi, S., & Suryani, L. P. (2020). Fungsi Komisi Penyiaran Indonesia terhadap pelanggaran. Jurnal Interpretasi Hukum, 1(2), 18–23. https://doi.org/10.22225/juinhum.v1i2.2467

Basri, A. S., Rahmanto, A. D., Shadrina, A. N., & Junaedi, F. (2024). Tinjauan atas pelanggaran etika dan hukum dalam berita kriminal di program Apa Kabar Indonesia Pagi. Borobudur Communication Review, 4(1), 18–29. https://doi.org/10.31603/bcrev.10507

Bilardo, T., Kasim, S., & Putri, I. (2024). Kode etik penyiaran bentuk tanggung jawab sosial penyiaran di Indonesia. Jurnal Riset Ilmu Komunikasi dan Media, 1(1), 1–12. https://journal.metagenbi.org/index.php/jurikom/article/view/5

Desvianny, N. F., & Susanto, E. H. (2020). Pelanggaran kode etik jurnalistik dalam pemberitaan anak di GTV. Jurnal Koneksi, 4(2), 318–323. https://doi.org/10.24912/kn.v4i2.8154

Dewi, D. P., Fatma, & Irfany. (2019). Media massa dalam bingkai kekuasaan (Analisis wacana berita pasca debat Pilpres 2019 di Metro TV). Journal of Communication Research, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.47650/core.v3i1.1818

Fathurokhmah, F. (2025). The dynamics of communication networks of religious educational institutions and broadcast media in the creative industry. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(1), 117–132. https://doi.org/10.15575/cjik.v9i1.44822

Handayani, V. S., & Anwar, R. (2024). Pelanggaran bahasa verbal dan adegan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Jurnal Ilmiah Komunikasi, 15(2), 223–231.

Herawati, E. (2015). Etika dan fungsi media dalam tayangan televisi: Studi pada program acara Yuk Keep Smile di Trans TV. Humaniora, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.21512/humaniora.v6i1.3292

Ihsandriawan, F. N., Dewi, R. U. K., & Putri, W. P. D. (2024). Tinjauan etika dan hukum penyiaran dalam program televisi Pagi-Pagi Ambyar edisi 18 Juli 2023. Jurnal Audiens, 5(1), 30–39. https://doi.org/10.18196/jas.v5i1.289

Khatimah, H. (2018). Posisi dan peran media dalam kehidupan masyarakat. Tasamuh, 16(1), 119–138. https://doi.org/10.20414/tasamuh.v16i1.548

Lailiyah, S., Saefullah, M., Suyud, R., & Syam, E. (2024). Eksistensi tradisi-tradisi di pondok pesantren. Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 15(2), 155–173. https://doi.org/10.37459/tafhim.v15i02.229

Maricar, F. (2018). Wacana dan media; antara kekuasaan, representasi ideologi dan realita sosial. Tekstual, 16(1), 1–12. https://doi.org/10.33387/tekstual.v16i1.1058

Marliana, D., & Syahputra, M. I. (2024). Etika komunikasi dalam penyiaran konten selebritis di program Insert Trans TV di era digital. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(1), 29–40. https://doi.org/10.54082/jupin.256

Mukti, W., Wibowo, S., & Aulia, F. (2025). Analisis pergerakan kamera pada narasi visual isu lingkungan film Semua Pasti Bertuan. Jurnal PIKMA, 8(2), 104–123. https://doi.org/10.24076/60qexf62

Mujahid, M. N. (2025). Peran KPID dalam penerapan hukum perlindungan konsumen terhadap pelanggaran penyiaran televisi. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 2(6), 425–433. https://doi.org/10.61722/jipm.v2i6.575

Ni’am, M. K., & As’ad, M. (2026). Kritik sosial terhadap oligarki dalam film dokumenter “Pesta Oligarki” karya Watchdoc Documentary: Analisis wacana kritis Norman Fairclough. Journal Sains Student Research, 4(1), 294–308.

Suharyo, & Surono, M. F. A. (2014). Bahasa dan ideologi: Mengungkap ideologi dan kekuasaan simbolik di balik penggunaan bahasa (Kajian teks media melalui analisis wacana kritis). Jurnal Humanika, 19(1), 42–58. https://doi.org/10.14710/humanika.19.1.42-58

Sutrisno, M. H., & Harmonis. (2024). Analisis program Lapor Pak berdasarkan tinjauan dari sudut pandang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) episode Kiki Saputri roasting Anies Baswedan di Trans7. Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya, 1(2), 111–125. https://doi.org/10.62383/filosofi.v1i2.95

Syukri, M. (2024). Analisis hukum normatif UU No 32 Tahun 2002 mengenai peran KPI sebagai lembaga pelayanan publik dalam hal pengawasan penyiaran di Indonesia. Unes Law Review, 6(4), 10561–10567. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4.1923

Tulasi, D. (2014). Implementasi Pedoman Perilaku Penyiaran menurut perspektif Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Humaniora, 5(1), 414–425. https://doi.org/10.21512/humaniora.v5i1.3040

Wulandari, H. E., & Sanjaya, A. T. (2026). Konstruksi ideologi pertahanan media dalam wacana permohonan maaf Trans7 sebagai respons terhadap tekanan boikot publik. Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(1), 63–74.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Analisis Wacana Kritis Terhadap Narasi dan Visualisasi Pesantren Program Xpose Uncensored Trans7. (2026). Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 9(1), 99-114. https://doi.org/10.24076/pikma.2026v9i1.2598