Pola Komunikasi Organisasi  IMM dalam Penguatan Identitas Kader

Authors

  • Annisagita Universitas Muhammadiyah Papua
  • Masni Sanmas Universitas Muhammadiyah Papua
  • Musfiroh Musfiroh Universitas Muhammadiyah Papua
  • Nur Rhamdania Universitas Muhammadiyah Papua

DOI:

https://doi.org/10.24076/pikma.2026v9i1.2646

Keywords:

Hambatan komunikasi, identitas kader, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, komunikasi organisasi

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola komunikasi organisasi dalam memperkuat identitas kader serta hambatan komunikasi pada Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Universitas Muhammadiyah Papua. Pendekatan penelitian ini kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi pada informan yang dipilih. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, serta validasi triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi organisasi di PK IMM cenderung dua arah melalui kombinasi aliran vertikal, horizontal, dan diagonal, dengan dominasi komunikasi ke bawah. Penggunaan media digital serta forum tatap muka dalam mendukung koordinasi dan internalisasi nilai-nilai organisasi bagi kader. Namun, komunikasi masih terhambat oleh penyampaian informasi yang mendadak, information overload pada media digital, rendahnya umpan balik, serta dinamika interpersonal anggota. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan merupakan fondasi krusial dalam pembentukan identitas kolektif dan penguatan keterikatan kader dalam organisasi kemahasiswaan.

References

Ashforth, B. E., & Mael, F. (1989). Social identity theory and the organization. Academy of Management Review, 14(1), 20–39.

Christensen, E. (2023). Voicing an identity: Unpacking the identity sources of member voicing. Journal of Communication Management.

Cornelissen, J. (2020). Corporate communication: A guide to theory and practice (6th ed.). Sage Publications.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Daft, R. L., & Lengel, R. H. (1986). Organizational information requirements, media richness and structural design. Management Science, 32(5), 554–571. https://doi.org/10.1287/mnsc.32.5.554

Firdaus, A. (2025). Komunikasi Organisasi Dalam Pengkaderan Pada Anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya: Organizational Communication in Regeneration of Members Representative Council of Muhammadiyyah University of Palangka Raya. Pencerah Publik, 12(2), 53–61. https://doi.org/10.33084/pencerah.v12i2.11876

Grunig, J. E. (2001). Two-way symmetrical public relations: Past, present, and future. In R. L. Heath (Ed.), Handbook of public relations (pp. 11–30). Thousand Oaks, CA: Sage

Grunig, J. E. (2002). Excellent public relations and effective organizations: A study of communication management in three countries. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.

Grunig, J. E., & Hunt, T. (1984). Managing public relations. New York, NY: Holt, Rinehart and Winston.

Keyton, J. (2011). Communication and organizational culture: A key to understanding work experiences (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage

Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of human communication (10th ed.). Waveland Press.

Men, L. R., & Bowen, S. A. (2017). Excellence in internal communication management. New York, NY: Business Expert Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Miller, K. (2015). Organizational communication: Approaches and processes. Cengage

Learning.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.

Nawaf, A., & Sikumbang, A. T. (2024). Pola Komunikasi Organisasi Mahasiswa dan Implementasi Kerja di HMJ UIN Sumatra Utara. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 5(2), 749-764. https://doi.org/10.33367/ijhass.v5i2.5490

Pace, R. W., & Faules, D. F. (1994). Organizational communication. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Rahmawati, N., Kurniawan, A., & Santoso, B. (2023). Pemanfaatan grup chat WhatsApp dalam komunikasi koordinasi organisasi mahasiswa. Jurnal Ilmu Sosial dan Studi Strategis (JISSS), 5(1), 45-56.

Redding, W. C. (1972). Communication within the organization: An interpretive review of theory and research. New York, NY: Industrial Communication Council.

Sari, R. P. (2022). Hambatan komunikasi organisasi mahasiswa selama masa pembelajaran jarak jauh pada perguruan tinggi di Jakarta. Pustaka Komunikasi, 5(2), 218-232.

Sasmita, F. A., Hafida, R. N., Zhafira, A., & Syahbana. (2025). Analisis Peran Media Digital dalam Meningkatkan Efektivitas Komunikasi Organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Tengah Tantangan Disrupsi Digital. KESKAP: Jurnal Kesejahteraan Sosial, Komunikasi Dan Administrasi Publik, 4(2), 175–183. https://doi.org/10.30596/keskap.v4i2.26111

Sitompul, A. A., & Abidin, S. (2023). Strategi Pola Komunikasi Kepemimpinan IMM Cabang Binjai dalam Membangun Persatuan Anggota. Journal of Education Research, 4(2), 837–843. https://doi.org/10.37985/jer.v4i2.199

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wahl, I., Einwiller, S. A., & Bartels, J. (2025). Fostering employees’ organizational identification and organizational citizenship behavior through diversity communication. Journal of Communication Management.

Wajdi, F. R. A., Murdiati, E., & Hamandia, M. R. (2023). Pola Komunikasi Organisasi dalam Perkaderan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Palembang Darussallam. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS), 3(2), 482–485. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v3i2.779

Weick, K. E., Sutcliffe, K. M., & Obstfeld, D. (2005). Organizing and the process of sensemaking. Organization Science, 16(4), 409–421.

Welch, M., & Jackson, P. R. (2007). Rethinking internal communication: A stakeholder approach. Corporate Communications: An International Journal, 12(2), 177–198.

West, R., & Turner, L. H. (2018). Introducing communication theory: Analysis and application (6th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Wiesenfeld, B. M., Raghuram, S., & Garud, R. (1998). Communication patterns as determinants of organizational identification in a virtual organization. Organization Science, 9(5), 611–628.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Pola Komunikasi Organisasi  IMM dalam Penguatan Identitas Kader. (2026). Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 9(1), 229-248. https://doi.org/10.24076/pikma.2026v9i1.2646