Pola Komunikasi Penggunaan Aplikasi Telegram sebagai Media Informasi Karyawan Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center

Authors

  • Muhammad Hanif Ahda Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.24076/pikma.v4i1.602

Keywords:

Pola Komunikasi, Media Informasi, Komunikasi Organisasi, Media Telegram

Abstract

Semakin cepatnya perkembangan teknologi pada zaman saat ini, menjadikan teknologi informasi dan komunikasi juga saat ini semakin canggih, Teknologi informasi dan informasi selain sebagai alat dan media komunikasi yang dianggap penting dalam kehidupan kita sehari-hari namun juga sebagai perangkat penting yang harus dimiliki dalam sebuah perusahaan sebagai media untuk kelancaran berkomunikasi, koordinasi dan juga pengarsipan dokumen-dokumen yang dianggap sangat penting. Kemudahan dalam penggunaan Telegram dan banyaknya fitur yang fungsinya sangat sesuai dengan kebutuhan berkomunikasi perusahaan ini, membuat aplikasi Telegram menjadi media informasi internal Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center, Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pola komunikasi yang dilakukan oleh staff dan karyawan Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center, Pekanbaru dalam menggunakan aplikasi Telegram sebagai media informasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pola komunikasi organisasi dengan menggunakan Media komunikasi Telegram yang dilakukan secara internal oleh staff dan karyawan baik dari bagian medis atau non medis, atasan dan bawahan, baik dengan komunikasi secara vertikal maupun horizontal serta sesama karyawan lainnya sebagai alat komunikasi, bahwa pola komunikasi yang sering digunakan adalah pola komunikasi organisasi bintang, karena terdapat adanya partisipasi anggota secara optimum dan semua anggota memiliki kekuatan yang sama untuk memengaruhi anggota lainnya. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan dengan pendekatan fenomenologi, kemudian peneliti melakukan pengumpulan data dengan observasi untuk melihat langsung komunikasi yang terjalin antara pimpinan dan karyawan, selain bisa mengamati, peneliti juga melakukan wawancara mendalam kepada para narasumber, dengan menggunakan triangulasi data.

References

Basrowi dan Suwandi. (2008) Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta

Effendy, Onong Uchjana. (2001). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

__________________. (2008). Dinamika Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Liliweri, Alo. (2014). Sosiologi dan Komunikasi Organisasi. Jakarta : PT Bumi Aksara

___________. (2004) Wacana Komunikasi Organisasi. Bandung. Mandar Maju

Morissan. (2013). Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa . Jakarta : Kencana.

Sugiyono (2008) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta

Littlejohn, Stephen W., Karen A. Foss (2012) Teori Komunikasi: Theories of Human Communication. Jakarta: Salemba Humanika

Widjaja, A.W. (2000). Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. Jakarta: Rineka Cipta

Widoyoko, Eko Putro. (2014). Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian : Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta : Prenadamedia Group

Zakiah, N. (2021, Agustus 2). 7 Keunggulan Telegram dibanding Whatsapp, Pertimbangkan. Diakses pada 2 Agustus 2021 dari IDNTIMES website: https://www.idntimes.com/tech/trend/nena-zakiah-1/keunggulan-telegram-dibandingkan-whatsapp/1

Downloads

Published

2021-09-29

How to Cite

Hanif Ahda, M. . (2021). Pola Komunikasi Penggunaan Aplikasi Telegram sebagai Media Informasi Karyawan Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center . Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 4(1), 49-55. https://doi.org/10.24076/pikma.v4i1.602

Issue

Section

Articles