Politik Uang Dalam Demokrasi Di Indonesia Studi Kasus Pemilukada Kabupaten Enrekang Tahun 2018

Main Article Content

Hardianto Hawing
Nursaleh Hartaman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh politik uang terhadap perilaku memilih pada Pemilukada Enrekang tahun 2018. Teori digunakan adalah teori partisipasi politik, uang kontestasi politik, dan teori perilaku memilih. Metodologi penelitian menggunakan metode kuantitatif, bentuk survey dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan bentuk: kusioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pengambilan sampel digunakan adalah multi stage random sampling. Responden dijadikan sampel sebanyak 276 orang. Praktek politik uang berpengaruh pada pemilih ekonomi lemah juga pada ekonomi kuat. Meskipun terjadi dimana-mana, namun tidak semua masyarakat memilih karena politik uang. Terdapat daerah dimana pemilih tidak terpengaruh oleh faktor tersebut. Pemilih cenderung memilih kandidat berdasarkan faktor sosiologis, psikologis, dan rational choice Meskipun ada kecenderungan faktor politik uang mempengaruhi perilaku memilih. Di beberapa wilayah, politik uang menjadi faktor utama menentukan pilihan. Hasil dari uji pengaruh variabel politik uang terhadap perilaku pemilih sebesar 0,429 dengan nilai signifikansi (sig)=> 0,05 dengan nilai koefisien sebesar 0,261 atau 26,1 persen.

Article Details

How to Cite
Hawing, H., & Hartaman, N. . (2021). Politik Uang Dalam Demokrasi Di Indonesia: Studi Kasus Pemilukada Kabupaten Enrekang Tahun 2018. Journal of Social Politics and Governance (JSPG), 3(1), 45-53. https://doi.org/10.24076/jspg.v3i1.533
Section
Articles

References

Adzimatinur, A. (2019). TINJAUAN HUKUM PIDANA ISLAM TENTANG PEMBERIAN UANG SAAT PEMILU DI DESA MRANGGEN KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK [UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG]. http://eprints.walisongo.ac.id/12401/1/SKRIPSI_132211009_AZKIYA ADZIMATINUR.pdf?cv=1

Alexander, H. E. (2003). Financing Politics, Politik uang dalam Pemilu Presiden Secara Langsung, Pengalaman Amerika Serikat,(Terj). Yogyakarta: Narasi.

Almond, G. A., Verba, S., & Simamora, S. (1990). Budaya politik: tingkah laku politik dan demokrasi di lima negara. Bumi Aksara.

Dwipayana, A. A. (2009). Dimensi Ekonomi dalam Proses Demokrasi Elektoral di Indonesia Pasca Orde Baru. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 12(3), 257–390.

Halili. (2009). PRAKTIK POLITIK UANG DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi di Desa Pakandangan Barat Bluto Sumenep Madura). Jurnal Humaniora (Lemlit UNY, 14(14), 2. https://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora/article/view/21770/pdf_1

Hartaman, N., Purwaningsih, T., & Nurmandi, A. (2020). The Aristocrats Power on Local Politic in The Regency of Bone 2013-2018. Journal of Governance, 5(1), 31–46. https://doi.org/10.31506/jog.v5i1.7033

Haryatmoko, J. (2010). Dominasi penuh muslihat: akar kekerasan dan diskriminasi. PT Gramedia Pustaka Utama.

Kurniawan, R. C. (2009). Kampanye Politik?: Idealitas dan Tantangan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Volume 12,(ISSN 1410-4946), 257–390.

La Ode Suprianto, M. (2017). PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POLITIK UANG PADA PILKADA SERENTAK. Jurnal Neo Societal, 2(4).

Nassmacher, K.-H. (2001). Comparative political finance in established democracies. Foundations for Democracy–Approaches to Comparative Political Finance. Ed. Nomos Verlagsgesellschaft, Baden-Baden, 9–33.

Nasution, F. G. A. (2013). UANG DALAM KONTESTASI POLITIK: STUDI ETNOGRAFI PRAKTEK POLITIK UANG DALAM PEMILUKADA DI KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2011 [Universitas Gajah Mada]. http://etd.repository.ugm.ac.id/home/detail_pencarian/60589

Pollock, J. K. (1932). Money and politics abroad. AA Knopf.

Sugiyono, S. (2014). Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Graha Medika.