Author Guidelines

Author Guidelines

 

JUDUL DALAM BAHASA INDONESIA, DITULIS DENGAN HURUF CAMBRIA-13 BOLD, MAKSIMAL 14 KATA, RATA TENGAH

Hanantyo Sri Nugroho 1) *, Ardiyati 2) ← 11 pt bold

1 Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Jalan Ring Road Utara, Sleman, Yogyakarta, 55283 Indonesia.

2 Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Jalan Ring Road Utara, Sleman, Yogyakarta, 55283 Indonesia.

* Korespondensi Penulis. E-mail: hanantyosrinugroho@amikom.ac.id

 

Abstrak

Abstrak berbahasa Indonesia ditulis menggunakan CAMBRIA-11. Ditulis dengan format italic. Jarak antarbaris 1 spasi. Abstrak berisi 100-150 kata dan hanya terdiri dari 1 paragraf, yang memuat tujuan, metode, serta hasil penelitian.

Kata kunci: 1 atau lebih kata atau frase yang penting, spesifik, atau representatif bagi artikel ini

 

TITLE (ENGLISH VERSION), WRITTEN USING CAMBRIA-11 BOLD-ITALIC, ALIGN CENTER

Abstract

Abstract english version, written using cambria-11, italic. Abstract contain research aim/purpose, method, and reseach results; written in 100-150 word and 1 paragraph, single space among rows, using past tense sentences.

Keywords: one or more word(s) or phrase(s), that it’s important, spesific, or representative for the article

 

PENDAHULUAN

Artikel ini ditulis dengan Cambria-12 tegak, dengan spasi 1.15. Tiap paragraf diawali kata yang menjorok ke dalam sekitar 1 cm dari tepi kiri tiap kolom. Jumlah kata dalam Artikel tersebut adalah minimal 5000 kata.

Pada awal bab, pendahuluan berisikan tentang latar belakang masalah. Latar belakang masalah dapat berisikan terkait dengan referensi yang berdasarkan data maupun informasi. Oleh karena, hal tersebut hubungannya dengan justifikasi urgensi penelitian. Cara penulisan sumber dalam teks perlu menunjukkan secara jelas nama author dan sitasi sumber, yang berupa tahun terbit. Sebagai contoh adalah: ........ Pada audit BPKP tahun 2013 terhadap laporan BPPSPAM tahun 2012 menunjukkan hampir dari 50% PDAM yang ada kurang sehat, meskipun pemerintah memiliki program untuk mewujudkan 100 persen akses air minum di seluruh wilayah Indonesia pada akhir tahun 2019. Hal tersebut menunjukkan ketidaksiapan PDAM, sebagai penyelenggara teknis dari pemerintah, dalam penyediaan air bersih ........ (Nugroho, 2017). Pada akhir paragraf, pendahuluan berisikan tentang permasalahan dan tujuan, serta kegunaan penelitian ditulis secara naratif dalam paragraf-paragraf, tidak perlu diberi subjudul khusus.

 

TEORI (Literature Review)

Berisikan tentang literature review penelitian yang telah ada, dan/atau keterbaruan penelitian yang sedang dilakukan (state of the art). Referensi pustaka atau penelitian haruslah relevan (dengan 80% dari referensi yang ada adalah hasil penelitian maksimal 10 tahun terakhir). Adapun, hubungannya dengan justifikasi keterbaruan penelitian dan juga pemunculan permasalahan penelitian yakni berdasarkan pada teori (perdebatan secara teoritik), alternatif pendekatan dan solusi yang relevan. Sebagai contoh adalah: ........ Tercecernya telaah peranan birokrasi ini adalah pertanda ketidaksiapan dalam melakukan liberalisasi ........ (Nugroho, 2015).

 

METODE

Berisi jenis penelitian, waktu dan tempat penelitian, target/sasaran, subjek penelitian, prosedur, instrumen dan teknik analisis data serta hal-hal lain yang berkait dengan cara penelitiannya. target/sasaran, subjek penelitian, prosedur, data dan instrumen, dan teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data serta hal-hal lain yang berkait dengan cara penelitiannya dapat ditulis secara deskriptif. Namun, apabila metode penelitian menggunakan literatur review, penulis tidak diharuskan untuk melengkapi unsur yang disebutkan diatas melainkan hanya mencantumkan jenis penelitian, target/subjek penelitian dan teknik analisis data.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian disajikan dalam bentuk grafik, tabel, atau deskriptif. Analisis dan interpretasi hasil ini diperlukan sebelum dibahas pada bagian pembahasan.

Lebih lanjut, setelah menyajikan hasil penelitian. Paragraf selanjutnya adalah pembahasan. Pembahasan difokuskan pada mengaitkan data dan hasil analisisnya dengan permasalahan atau tujuan penelitian dan konteks teoretis yang lebih luas. Dapat juga pembahasan merupakan jawaban pertanyaan mengapa ditemukan fakta seperti pada data. Oleh karena itu, pembahasan ditulis melekat dengan data yang dibahas. Dengan demikian, pembahasan diusahakan tidak terpisah dengan data yang dibahas karena sebagai sajian data tambahan dari temuan dan penguat argumentasi secara teoritik atas temuan.

Tabel dituliskan di tengah atau di akhir setiap teks deskripsi hasil/perolehan penelitian. Bila lebar Tabel tidak cukup ditulis dalam setengah halaman, maka dapat ditulis satu halaman penuh. Judul Tabel ditulis dari kiri rata tengah, semua kata diawali huruf besar, kecuali kata sambung. Kalau lebih dari satu baris dituliskan dalam spasi tunggal (at least 12).

Hasil berupa gambar, atau data yang dibuat gambar/skema/grafik/diagram/sebangsa-nya, pemaparannya juga mengikuti aturan yang ada; judul atau nama gambar ditaruh di bawah gambar, dari kiri, dan diberi jarak 1 spasi (at least 12) dari gambar. Bila lebih dari 1 baris, antarbaris diberi spasi tunggal, atau at least 12.

 

SIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Simpulan dapat bersifat generalisasi temuan sesuai permasalahan penelitian, dapat berupa point-point ataupun deskriptif.

Saran

Saran dapat berupa rekomendatif untuk langkah selanjutnya bagi peneliti berikutnya.

 

IMPLIKASI (Jika ada)

Implikasi penelitian dapat berupa rekomendasi implikatif dari temuan penelitian.

 

DAFTAR PUSTAKA

Ditulis setelah Simpulan dan Saran, dengan mengikuti gaya selingkung e-journal, seperti tercantum dalam Guideline Template jurnal ini. Diwajibkan bagi penulis untuk menggunakan Mendeley. Ditulis dalam spasi tunggal (atau at least 12pt), antardaftar pustaka diberi jarak 1 spasi.