Satir sebagai Komunikasi Politik Populer: Retorika Pandji Pragiwaksono dalam Mens Rea

Authors

  • Talitha Shofi Rashida Universitas Ahmad Dahlan
  • Arif Ardy Wibowo Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.24076/pikma.2026v9i1.2626

Keywords:

retorika politik, satir politik, stand up comedy, komunikasi politik populer, Mens Rea

Abstract

Perkembangan media digital memengaruhi praktik komunikasi politik yang sebelumnya hanya dilakukan oleh aktor politik formal, kini publik figur seperti komedian juga dapat melakukan komunikasi politik dalam ranah budaya populer melalui berbagai media baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi retorika satir politik yang digunakan oleh Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea di Netflix dengan menggunakan teori Modes of Persuasion Aristoteles yang meliputi ethos, pathos, dan logos. Penellitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis retorika terhadap segmen penampilan Pandji yang membahas dinamika pemerintahan Prabowo-Gibran. Data dikumpulkan dengan observasi non-partisipatif terhadap tayangan dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan klasifikasi ethos, pathos, dan logos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandji membangun ethos melalui pemosisian dirinya sebagai bagian dari rakyat dan keberaniannya dalam menyebut aktor politik, pathos dibangun melalui humor satir, ironi, dan hiperbola yang memancing respons emosional audiens, serta logos dibangun melalui hubungan sebab-akibat dan perumpamaan rasional terhadap suatu isu poliltik. Temuan ini menunjukkan bahwa satir dalam stand-up comedy dapat berfungsi sebagai bentuk komunikasi politik populer yang efektif dalam menyampaikan kritik politik kepada publik.

Author Biography

  • Talitha Shofi Rashida, Universitas Ahmad Dahlan

    Communication Study

References

Adiputra, W. M., Irawanto, B., & Kurnia, N. (2023). Arena Komunikasi Politik di Indonesia: Bagaimana Masyarakat Sipil Menggunakan Media Baru sebagai Komunikasi Politik. Jurnal Komunikasi, 17(2), 225–242. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol17.iss2.art5

Aristoteles, & Handayani, D. S. (2023). Retorika (Seni Berbicara). BASABASI. https://books.google.co.id/books?id=6J27DwAAQBAJ

Arsyi, A., Ubaedi, J. M. B., Huroidhoh, S., Optafiyacha, S. A., & Indrawan, J. (2025). Tantangan Reformasi Birokrasi di Indonesia: Analisis Program Lapor Mas Wapres dalam Perspektif Good Governance. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 1–15. https://doi.org/https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2421

Ayu, R. D., Izzudin, E. Y. S. H., Jasmine, A. M., Nilawati, C., Siyahailatua, S. E. D., & Paramaesti, Chitra Syaifullah, M. (2025). Profil dan Kontroversi Deddy Corbuzier yang Baru Dilantik Jadi Staf Khusus Menhan. Tempo.Co. https://www.tempo.co/politik/profil-dan-kontroversi-deddy-corbuzier-yang-baru-dilantik-jadi-staf-khusus-menhan--1205688

Ayu, R. D., & Mahendra, K. (2024). Apa Saja Tugas Wakil Presiden Gibran Rakabuming? Ini Penjelasannya. https://www.tempo.co/politik/apa-saja-tugas-wakil-presiden-gibran-rakabuming-ini-penjelasannya-1096362

Aziz, F. A., & Aziz, F. A. (2025). Dinamika Pergantian Kabinet: Analisis Reshuffle Pemerintahan Prabowo 2024-2025. Universitas Negeri Surabaya. https://ilpol.fisipol.unesa.ac.id/post/dinamika-pergantian-kabinet-analisis-reshuffle-pemerintahan-prabowo-2024-2025

Brassett, James, & Sutton, Alex. (2017). British satire, everyday politics: Chris Morris, Armando Iannucci and Charlie Brooker. The British Journal of Politics and International Relations, 19(2), 245–262. https://doi.org/10.1177/1369148117700147

Downloads

Published

2026-09-04

How to Cite

Satir sebagai Komunikasi Politik Populer: Retorika Pandji Pragiwaksono dalam Mens Rea. (2026). Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 9(1), 115-131. https://doi.org/10.24076/pikma.2026v9i1.2626