Strategi Komunikasi Pemerintah Daerah dalam Upaya Pelestarian Budaya Sunda pada Kepemimpinan Dedi Mulyadi di Kabupaten Purwakarta

Main Article Content

Luluatu Nayiroh

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang dilakukan pemerintah daerah Purwakarta dalam upaya mempertahankan budaya Sunda. Identitas Purwakarta sebagai kota berbasis budaya lokal sudah terbentuk di era pemerintahan Dedi Mulyadi sebagai bupati Purwakarta yang telah menjabat dua kali periode pada tahun 2008-2018. Peralihan kepemimpinan di kabupaten Purwakarta di tahun 2019 berpotensi menimbulkan kekhawatiran terhadap melemahnya identitas Purwakarta sebagai kota berbasis budaya Sunda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah Purwakarta periode 2019-2024 berkomitmen untuk tetap meneruskan budaya Sunda dengan melakukan strategi komunikasi berupa perencanaan dan manajemen. Perencanaan dilakukan dengan pembuatan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pakaian adat di setiap kegiatan formal; dan manajemen adalah implementasi kebijakan pemerintah daerah Purwakarta yaitu konsisten dalam melestarikan nilai-nilai budaya Sunda dengan mewajibkan para pelajar serta jajaran pemerintahan menggunakan pakaian adat Sunda di hari Rabu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Kesimpulan penelitian ini adalah pelestarian budaya Sunda oleh pemerintah daearah Purwakarta yaitu di representasikan melalui kebijakan pada pakaian kebaya yang menjadi program unggulan pemerintah dalam upaya pelestarian budaya Sunda.


Kata-kata Kunci: Komunikasi, Pemerintah Daerah, Budaya Sunda, Purwakarta

Article Details

How to Cite
Luluatu Nayiroh. (2020). Strategi Komunikasi Pemerintah Daerah dalam Upaya Pelestarian Budaya Sunda pada Kepemimpinan Dedi Mulyadi di Kabupaten Purwakarta. Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 3(1), 14-20. Retrieved from https://jurnal.amikom.ac.id/index.php/pikma/article/view/347
Section
Articles